Kamis, 12 Juli 2012

Lebih sehat dengan Organik


Untuk menjaga tubuh tetap sehat, kita memerlukan asupan makanan yang mempunyai nilai gizi yang baik dan terbukti keamanannya. Salah satu cara yang dapat dipertimbangkan untuk memenuhinya adalah dengan memilih makanan organik.

Makanan organik adalah semua jenis bahan pangan yang berasal dari organisme hidup (hewan dan tanaman) yang tidak mempunyai kandungan kimia tambahan, (pestisida, insektisida, dan hormon).

Menurut pakar naturopati DR. dr. Amarullah Siregar Ph.D sejak dahulu, manfaat makanan organik sudah diteliti mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan proses degeneratif, mencegah terjadinya paparan radikal bebas, regenerasi sel dan optimalisasi antibodi.

"Bahkan beberapa penelitian menunjukkan, susu organik mempunyai lebih dari 60-80 persen kandungan nutrisi dibandingkan susu konvensional. Sedangkan, seperti tomat, kentang, bawang, kubis mempunyai 20-40 persen lebih kandungan antioksidan dibandingkan buah dan sayuran konvensional," ucapnya.

Amarullah juga mengatakan, untuk hidup sehat secara organik tidak selamanya mahal. Hal tersebut dapat disiasati dengan mulai menananam tanaman-tanaman rumahan.

"Kan nggak mesti beli yang di supermarket. Sekarang yang jadi masalah, organik itu bisa kita tanam sendiri. Misalnya mau tanam bayam, sawi, kangkung, kan tinggal di tanam dalam pot-pot," kata Amarullah.

Menurut Amarullah, dulu sebenarnya sudah ada program dari pemerintah yang menganjurkan setiap rumah tangga untuk menanam segala macam tanaman yang ada untuk bisa dikonsumsi sendiri, yang disebut Tanaman Obat Keluarga atau Toga. Namun sayangnya, program tersebut tidak dapat teralisasikan dengan baik.

Padahal, dengan adanya Toga diharapkan ke depannya rakyat tidak gampang sakit. Caranya, dengan makan-makanan yang sehat hasil budidaya sendiri dan sudah terjamin bebas dari bahan kimia.

“Seperti misalnya petani-petani di daerah Bantul setelah makan-makanan organik, tingkat sakitnya jadi semakin sedikit. Jadi misalnya sebulan sekali sakit, dengan itu mungkin cuma setahun sekali sakit,” paparnya.

Amarullah juga menekankan, Toga pada dasarnya bukan untuk pengobatan, melainkan lebih kepada menanam sayur-sayuran yang sehat, sehingga mencegah datangnya penyakit. "Toga itu konsepnya bukan mengobati, konsepnya membuat orang sehat dengan makanan. Itu sebenarnya misi tanaman obat keluarga," tegasnya.

Dengan kondisi lingkungan Jakarta yang sudah tidak ada lagi penghijauan, konsep Toga sangat mungkin untuk diterapkan. Namun yang jadi permasalahan adalah, seberapa besar kesadaran dari masyarakat untuk mau hidup sehat secara organik, yang mana hal itu bisa dimulai dari lingkungan masing-masing terlebih dahulu.



Sumber : http://health.kompas.com/read/2011/08/15/11242631/Lebih.Sehat.dengan.Makanan.Organik

Minggu, 08 Juli 2012

Keunggulan Tepung Qreezpy


Tepung Bumbu Non MSG "QREEZPY" diproduksi oleh Rizqiyya Food

Keunggulan Tepung Bumbu Qreezpy NON MSG adalah :

1. Lebih Sehat 100 % Tanpa Pengawet, Tanpa MSG dan Turunannya (IMP/GMP/HVP)

2. Lebih kuat Aroma dan Rasa Bawangnya, Dibuat dengan menggunakan Bawang dan Rempah segar dan alami

3. Lebih Renyah, Komposisi bahan yang sesuai, menjadikan gorengan Anda lebih renyah.

4. Halal dan Aman Dikonsumsi Menggunakan bahan-bahan yang sudah bersertifikat Halal MUI LP.POM NO 12060000870610

5. Praktis dan Serbaguna Anda tidak perlu lagi memberi tambahan bumbu lainnya. Sangat cocok untuk aneka ragam Gorengan Ayam, Ikan, Jamur, dll.

6. Lebih Hemat dan Ekonomis Mempunyai Isi Lebih banyak, namun harga lebih ekonomis, juga tersedia dalam kemasan Aluminium Foil 200 gram dan kemasan plastik 5x125 gram, Masa Kadaluwarsa adalah 8 bulan

Komposisi : Tepung terigu, tapioka, garam, maizena, bumbu dan rempah-rempah Dinkes P-IRT No. 206340404602 Halal MUI 12060000870610

Selasa, 01 Mei 2012

Paket Sampel Makanan Sehat

Dapatkan paket sample seharga Rp 75.000,- yang terdiri dari : mie organik 100gr (2pcs), mie organik 200gr (2pcs), Tepung Qreezpy 125gr (3pcs), Teh Organik (1pcs), Kaldu Al Sultan (1pcs), Abon Tuna/Lele (1pcs) hubungi : 087858008839.

Rabu, 04 April 2012

Mengenal Tepung bumbu Non MSG Qreezpy by Rizqiyya Food


Saat ini makanan crispy, seperti ayam goreng crispy, ayam kremes, jamur crispy, dll. Banyak digemari oleh hampir semua kalangan tua muda, anak kecil maupun orang dewasa. Untuk membuat aneka makanan crispy tersebut konsumen sangat terbantu dengan adanya tepung buumbu yang banyak tersedia di pasaran. Akan tetapi hampir semua tepung bumbu tersebut menggunakan penguat rasa sintetis dalam bentuk MSG, GMP, IMP, HVP, dll. Sehingga gorengan/masakan menjadi lebih gurih.
Bagi sebagian ornga yang memiliki alergi terhadap MSG, dll tentunya menjadi masalah apabila mengkonsumsi tepung bumbu tersebut. Konsumsi MSG secara berlebihan akan berakibat buruk terhadap kesehatan.
Untuk itu kami Rizqiyya Food sangat peduli untuk menghadirkan produk Tepung Bumbu Qreezpy diproduksi dengan menggunakan bumbu bawang segar dan rempah alami. Sehingga memberikan cita rasa khas bumbu dapur yang benar-benar alami
Alasan Memilih Tepung Bumbu Qreezpy

a. Tanpa Penguat Rasa Sintetis 100%++
(MSG, IMP, GMP, HVP)*
Tepung bumbu qreezpy menggunakan bumbu dan rempah segar sehingga memberikan rasa gurih alami. Tanpa sedikitpun penguat rasa sintetis.
b. Perpaduan Bahan Baku Yang Pas
Komposisi bahan baku yang seuai menjadikan gorengan anda lebih qreezpy adn pas dirasa
c. Halal, Higienis, Tanpa Pengawet Kimiawi
Tepung Bumbu Qreezpy hanya menggunakan bahan-bahan yang sudah tersertifikasi Halal LP-MUI dan diproduksi secara higienis serta tidak menggunakan pengawet kimiawi
d. Praktis dan Serbaguna
Cukup tepung bumbu Qreezpy untuk membuat ayam goreng ala “KFC”, jamur krispi, tempe mendoan, bakwan krez, dll. Tidak perlu membumbui bahan yang akan digoreng
Komposisi : Tepung terigu, tapioka, garam, maizena, bumbu dan rempah-rempah
Dinkes P-IRT No. 206340404602
Halal MUI 12060000870610
Lulus uji Lab Puslitbang
Tidak mengandung : MSG, bahan pengawet, bebas pestisida

Mengenal Aneka Mie


Mie basah: adalah mie mentah yang memiliki kadar air 35% dan biasanya ditaburi dengan tepung tapioka untuk menjaga agar mi tidak saling melekat. Rendam mi basah terlebih dahulu dalam air mendidih, baru ditiriskan. Selain untuk mengurangi minyak, tindakan ini juga untuk higienitas makanan, karena mie basah biasa dijual dalam keadaan terbuka.


Mie kering: berasal dari mie mentah yang dikeringkan dengan kadar air sekitar 10%. Mie ini memiliki daya simpan yang lebih lama dibandingkan mi basah. Sebelum diolah, mie ini harus direndam dalam air mendidih sampai lunak, kemudian ditiriskan.

Mie untuk mie ayam: warnanya kuning muda dan agak kering. Meskipun harus direbus terlebih dahulu. mie untuk mie ayam ini tidak termasuk kategori mie kering. Biasanya dijual di pasar tradisional dalam bentuk gulungan-gulungan. Satu gulung mie untuk satu porsi mie ayam.


Bihun/mihun: Berasal dari Tiongkok, bentuknya seperti mie namun lebih tipis. Dalam bahasa Inggris disebut rice vermicelli atau rice noodles atau rice sticks. Bihun berasal dari bahasa Tionghoa, yaitu “bi” artinya beras dan “hun” artinya tepung. Bahan baku bihun sendiri terbuat dari tepung beras, warnanya putih dan bertekstur lembut. Bihun sangat mudah matang, sehingga cukup direndam dengan air hangat. Biasanya dijual kering dalam kemasan plastik. Cocok untuk isi sup dan bihun goreng.

Kwetiau kering : ‘kwetiau* berarti “seutas kue’. Disebut ‘kwe’ (kue) karena dibuat dari adonan tepung beras yang dikukus. dipotong-potong menjadi ‘tiau’ (seutas tali). Bentuknya pipih lebar dan warnanya putih. Daya simpannya relatif lama. Kwetiau kering harus direbus terlebih dahulu sebelum diolah menjadi masakan.


Kwetiaw Basah : Sama dengan kwetiau kering, kwetiau basah bentuk pipih dan lebar, namun memiliki kadar airnya lebih tinggi. Kwetiau basah memiliki daya simpan yang lebih singkat dibandingkan kwetiau kering. Kwetiau bisa langsung diolah kedalam masakan

Senin, 19 Maret 2012

Mie Celor Palembang




Bahan
• Air 1.000 ml
• Udang 300 gram, buang kotoran di kepala, cuci bersih
• Jahe 2 cm, memarkan
• Seledri I batang, simpulkan
• Minyak goreng 2 sdm
• Kecap asin I sdm
• Bubuk kaldu rasa ayam I sdt
• Tepung terigu 2 sdm, larutkan dalam 50 ml air
• Mie Organik Pondok Sehat 200 gram, seduh air panas, tiriskan
• Taoge 100 gram, seduh air panas, tiriskan
• Daun bawang I batang, iris halus

Bumbu
• Bawang merah 4 butir
• Bawang putih 3 siung
• Merica butir I sdt
• Tongcai I sdm
• Ebi I sdm, rendam air hangat hingga mengembang
• Gula pasir I sdt
• Garam secukupnya

Pelengkap
• Telur rebus 2 butir, potong-potong
• Bawang merah goreng 2 sdm
• Jeruk nipis I buah
• Sambal cabai rawit merah

Cara membuat
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, merica, tongcai, dan ebi.
2. Masak air bersama udang, jahe, dan seledri hingga mendidih. Angkat, saring, ambil kaldu udang. Buang kulit dan kepala udang, cincang daging udang, sisihkan.
3. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan udang, gula pasir, dan garam. Aduk rata.
4. Masukkan tumisan udang ke dalam kaldu udang, tambahkan kecap asin, masak hingga mendidih. Masukkan bubuk kaldu dan larutan tepung terigu, masak hingga mendidih dan mengental.
5. Siapkan mangkuk saji, tata mi dan semua bahan jadi. Sajikan selagi panas dengan pelengkapnya.

Mie ayam Bangka ala Mie Organik




Bahan :
Mie Organik Pondok Sehat 200 gram
Caisim 6 lembar
Tauge 100 gram, seduh air panas
Bawang merah goreng 2 sdm
Kecap Asin 2 sdm
Kecap Organik Manis Izzana 1 sdm

Taburan Ayam Tumis
Minyak Goreng 2 sdm
Bawang putih 3 siung, cincang halus
Bawang merah 1 butir, cincang halus
Jahe 2 cm, memarkan
Daging Ayam 200gram, cincang kasar
Merica bubuk 1 sdt
Kecap asin 1 sdt
Kecap manis organik izzana 1 sdt
Garam secukupnya
Air 50 ml

Kuah
Minyak goreng 2 sdm
Kaldu Ayam 650ml
Bawang putih 4 siung, cincang halus
Kaldu Alsultan Rasa Ayam 2 sdm
Garam secukupnya
Merica bubuk 1 sdt

Cara membuat
Ayam tumis : Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih, bawang merah dan jahe hingga harum. Masukkan ayam, merica, kecap asin, kecap organik manis izzana, garam dan air. Masak hingga air habis, angkat dan sisihkan
Kuah : panaskan minyak goreng, tumis bawang putih hingga harum. Masukkan tumisan bumbu ke dalam kaldu ayam, tambahkan garam, merica, kaldu alsultan masak hingga mendidih
Rebus Mie Organik Pondok Sehat dan caisim terpisah hingga matang, angkat sisihkan, tambahan kecap asin, aduk rata
Siapkan mangkuk saji, tata mie dan semua bahan jadi. Sajikan selagi panas dengan pelengkapnya